ShareThis

Senin, 27 Februari 2012

postheadericon Pondok Pesantren Perut bumi








Pesona goa yang disulap menjadi pondok pesantren dengan memiliki daya tarik sendiri bagi para pengunjungnya. Dinamakan Pondok Pesantren Perut Bumi Al Maghribi karena terltak di bawah permukaan bumi bagaikan di dalam goa. Tampilan Yang Unik untuk bangunan seperti pesantren. Selain bertempat di goa bawah tanah –bekas tempat pembuangan sampah– ponpes di Jl Gedungombo, Kabupaten Tuban, ini juga telah menyembuhkan puluhan pecandu narkoba dan membuat insyaf sejumlah pelaku kejahatan.


Saat memasuki goa, mata akan lebih membiasakan diri dengan keadaan goa yang gelap apalagi jika tidak membawa senter. Namun tidak perlu kuatir saat berjalan menyusuri goa karena jalur yang ada sudah disemen dan terdapat besi pegangan agar pengunjung tidak tepelet. Semakin kedalam, pengunjung akan dibuat takjub dengan pemandangan-pemandangan yang luar biasa indahnya, paling tidak itulah yang saya rasakan. Stalagtit dan stalagmit yang ada dalam gua akan menghipnotis setiap mata yang memandangnya. Lampu-lampu neon yang berwarna-warni menambah keeksotikan goa ini.


Aktivitas pesantren juga tidak berbeda dengan pesantren lainnya, namun bangunan yang unik membuat pengunjung menjadi penasaran. “Kalau dilihat dari luar memang terlihat sangat kecil, seperti hanya untuk jalan keluar-masuk saja, tapi di dalam lokasinya sangat luas. Teruma di masjid dan sekitar ‘kubah’,” sambungnya sambil menunjukkan bangunan serbamarmer di bawah tanah itu. Ponpes Perut Bumi dipagari tembok setinggi satu meter.Sebuah cekungan luas berhias taman nampak terlihat, dengan dinding-dinding batu yang mendominasi, di beberapa sisinya nampak seperti mulut gua. Huruf-huruf arab terlukis di dinding tembok di seberang pintu gerbang. Saat menuruni undakan tangga, di sebelah kanannya ada sebuah tempat untuk wudlu (bersuci) dan toilet.


Kiranya 14 meter dari tempat wudlu terdapat mulut gua yang menjorok ke dalam. Di dalam gua ini terdapat sebuah ruangan besar yang digunakan untuk masjid. Tempat ini diberi nama Gua Putri Ayu—diambil dari nama “penghuni” yang diyakini menjaga gua tersebut. Gua ini mampu menampung 600 jamaah, lengkap dengan lampu neon. Di bagian belakang masjid terdapat lobang pintu dengan sebuah ruangan yang biasa digunakan untuk ritual semedi.


Jangan lewatkan diri anda jika berkunjung ke Tuban untuk menilik pondok pesantren perut bumi ini bukan kekecewaan yang anda dapat melainkan rasa takjub terhadap pesona alam yang religi.

0 komentar:

Klenteng2

Klenteng3

Klenteng4

KLenteng5

KLenteng6

Klenteng7

KLenteng8

KLenteng9


MIXPOD


Clock

SMS

Entri Populer

Buku Tamu

Klenteng

Klenteng

About Me

wisatablog008
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.